Kecenderungan perilaku · Tes DISC

Memahami cara alami kamu merespons orang dan situasi.

DISC memetakan kecenderungan Dominance, Influence, Steadiness, dan Compliance dari pilihan yang paling dan paling kurang menggambarkan diri.

Manfaat tes

Apa yang dapat dipahami dari DISC?

Setiap hasil menggambarkan performa atau kecenderungan pada sesi saat tes dikerjakan. Gunakan sebagai bahan refleksi, bukan label yang menentukan diri secara mutlak.

01

Pola komunikasi

Membantu memahami kecenderungan saat berinteraksi dan menyampaikan respons.

02

Cara menghadapi situasi

Memetakan kecenderungan terhadap tantangan, relasi, ritme, dan struktur.

03

Bahasa pengembangan diri

Memberikan gambaran netral tentang kekuatan dan area yang dapat dikembangkan.

Cara pengerjaan

Tiga langkah, dari instruksi sampai hasil.

Daftar atau masuk sebagai peserta, baca persetujuan dan instruksi, lalu kerjakan secara mandiri di tempat yang tenang dengan koneksi stabil.

01

Baca empat pernyataan

Setiap kelompok berisi empat gambaran perilaku.

02

Pilih P dan K

Pilih satu yang paling sesuai dan satu yang paling kurang sesuai; keduanya harus berbeda.

03

Buka profil

Pembayaran QRIS membuka kombinasi profil, nilai empat dimensi, dan interpretasi.

Contoh bentuk laporan

Hasil dibuat agar mudah dibaca.

Laporan hasil tersedia di halaman riwayat dan dapat diunduh sebagai PDF setelah pembayaran sesi terverifikasi.

Pratinjau struktur. Angka dan batang di samping hanya ilustrasi tata letak, bukan hasil peserta maupun contoh diagnosis.
Contoh laporan
Tes DISC
Bukan hasil nyata

Ringkasan pengerjaan

Dominance
Influence
Steadiness
Compliance
D I S CKombinasi profil
Dominance
Influence
Steadiness
Compliance

Biaya transparan

Kerjakan tes, bayar hanya saat membuka hasil.

Biaya Rp500 berlaku untuk membuka hasil satu sesi DISC. Jika mengerjakan sesi baru, hasil baru memiliki pembayaran tersendiri. Pembayaran tersedia melalui QRIS dan status diperiksa otomatis.

Informasi penting: Hasil tes bersifat informatif dan edukatif, bukan diagnosis, pemeriksaan klinis, maupun pengganti konsultasi dengan psikolog.